Powered By Blogger

Kamis, 08 Juni 2017

SDI Lareng-Ndoso MABAR-NTT; Melaksanakan Program KIAT GURU 2017; Oleh : Frengky Jamento.

Sekolah Dasar Inpres Lareng merupakan salah satu sekolah di kecamatan Ndoso yang melaksanakan Program Program Rintisan KIAT Guru (Kinerja dan Akuntabilitas Guru) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada tahun 2017. Kegiataan mmulai diselenggarakan pada bulan Okober tahun 2016; berbagai kemajuan telah dicapai oleh program ini terutama pada kenaikan kinerja guru dalam pembelajaran. Walau diakui bahwa kegiatan ini berhadadapan dengan situasi dan kondisi yang belum sesuai dengan Standar pelayanan Minimal yang diharaapakan namun kemajuan di berbagai aspek baik pelayanan mapun kualitas hasil belajaar serta komitmen masyarakat dalam memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan lembaga pendidikan sudah terasa. 
Pemerintah telah meluncurkan paket reformasi pendidikan menyeluruh yang dirancang untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu komponen utama proses reformasi tersebut adalah pelimpahan tanggung jawab pendidikan dasar kepada pemerintah daerah. Reformasi tersebut dibarengi dengan meningkatnya investasi negara untuk pendidikan. Sejak tahun 2009, 20% APBN dialokasikan untuk pendidikan, setengahnya untuk gaji dan tunjangan guru. Di tahun 2015, alokasi gaji dan tunjangan guru mencapai Rp. 208,3 triliun. Namun, peningkatan kesejahteraan guru ini tidak berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan hasil belajar murid.  
Ketersediaan dan kualitas layanan pendidikan untuk kaum miskin di daerah terpencil masih sangat tertinggal (SMERU, 2004; BPS, 2011; World Bank, 2013). Dalam sebagian besar asesmen internasional, hasil belajar murid Indonesia masih menempati posisi paling rendah dibanding negara lain (WB, 2013; OECD, 2014) dengan capaian di daerah perdesaan secara signifikan lebih rendah dibanding daerah perkotaan (ACDP, 2014; Stern & Nordstrum, 2014). Selain itu, tingkat kemangkiran guru di daerah terpencil dua kali lebih tinggi dibanding rata-rata nasional (ACDP, 2015). 
Dalam tulisan ini, saya ini memberikan sedikit informasi kepada pembaca mungkin pernah mendengar program ini namun sekolahnya tidak mendapatkan kesempatan.Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) meluncurkan program rintisan peningkatan kinerja dan akuntabilitas guru (KIAT Guru). KIAT Guru bertujuan untuk meningkatkan keberadaan dan kualitas layanan pendidikan di daerah terpencil, dan diharapkan dapat memberikan dampak pada peningkatan hasil belajar murid. Untuk mencapai tujuan tersebut, KIAT Guru merintis dua mekanisme: memberdayakan masyarakat dan mengaitkan pembayaran tunjangan dengan kehadiran dan kualitas layanan guru.    Pelaksanaan KIAT Guru terdiri dari dua tahap: Tahap Pra-Rintisan dari tahun 2014 sampai 2016 di Ketapang, Keerom dan Kaimana; serta Tahap Rintisan dari tahun 2016 sampai 2018. Tahap Rintisan, akan dilaksanakan di 5 (lima) kabupaten, yaitu: Ketapang, Sintang, Landak, Manggarai Barat dan Manggarai Timur. Panduan ini dibuat untuk Tim Daerah KIAT Guru dalam memfasilitasi pertemuan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Tim Daerah KIAT Guru terdiri dari Koordinator Lapangan, Pelaksana Lapangan, Fasilitator Masyarakat, dan Asisten Administrasi dan Keuangan. Panduan ini diutamakan untuk Koordinator Lapangan, Pelaksana Lapangan, dan Fasilitator Masyarakat. Namun, Asisten Administrasi dan Keuangan juga perlu memahami Panduan ini agar mampu memberikan dukungan administrasi dan keuangan yang semestinya. Panduan ini terdiri atas empat bab yaitu; (1) Kerangka Kerja Program Rintisan KIAT Guru; (2) Kerangka Kerja Memfasilitasi; (3) Kegiatan Tingkat Kabupaten dan Kecamatan, dan (4) Kegiatan Tingkat Desa.  1. Apa itu Program Rintisan KIAT Guru? Program Rintisan KIAT Guru (Kinerja dan Akuntabilitas Guru) adalah upaya Kemendikbud dan TNP2K yang bekerja sama dengan beberapa kabupaten rintisan untuk meningkatkan pelayanan pendidikan dasar. Upaya tersebut dilakukan dengan dua pendekatan utama. Pertama, memberdayakan masyarakat dalam upaya meningkatkan layanan pendidikan. Kedua, mengaitkan tunjangan guru dengan kehadiran dan kualitas layanan guru. 2. Mengapa Kemendikbud dan TNP2K Melaksanakan Program Rintisan KIAT Guru? Anggaran untuk pendidikan dan kesejahteraan guru sebenarnya sudah besar, tetapi hasil dan capaian pendidikan, terutama di daerah terpencil masih kurang optimal. Dalam tahap Pra Rintisan KIAT Guru yang dilakukan di Kabupaten Keerom, Ketapang dan Kaimana tahun 2014-2015, ditemukan bahwa permasalahan utama yang mempengaruhi lemahnya pelayanan pendidikan di daerah terpencil adalah: i. Pengawas Sekolah jarang melakukan kunjungan karena berbagai kendala dan tantangan, misalnya tantangan geografis, kurangnya biaya operasional, kurangnya jumlah pengawas dibandingkan dengan jumlah sekolah, kompetensi pengawas, dll. ii. Tidak adanya tata-laksana penghargaan dan sanksi yang langsung terkait dengan kehadiran atau kualitas layanan guru. iii. Tidak dilibatkannya masyarakat dalam upaya melakukan pemantauan layanan guru dan peningkatan pelayanan pendidikan secara keseluruhan.  Program Rintisan KIAT Guru pada dasarnya merupakan penelitian yang dilaksanakan dengan membagi Sekolah Dasar sasaran ke dalam tiga kelompok pendekatan yaitu: Kelompok Pendekatan 1
 Masyarakat dan guru membuat kesepakatan layanan.  Kesepakatan layanan untuk guru & Kepala Sekolah akan dinilai setiap bulan dengan Formulir Layanan Guru & Kepala Sekolah oleh Kelompok Pengguna Layanan yang dibentuk dari perwakilan masyarakat.  Hasil Formulir Layanan Guru  & Kepala Sekolah diumumkan kepada masyarakat Pembayaran tunjangan dibayarkan reguler. Kelompok Pendekatan 2
 Masyarakat dan guru membuat kesepakatan layanan.  Kesepakatan layanan untuk guru & Kepala Sekolah akan dinilai setiap bulan dengan Formulir Layanan Guru & Kepala Sekolah oleh Kelompok Pengguna Layanan yang dibentuk dari perwakilan masyarakat.  Hasil Formulir Layanan Guru & Kepala diumumkan kepada masyarakat.  Pembayaran tunjangan dibayarkan berdasarkan kehadiran guru  yang dibuktikan dengan absensi foto yang diverifikasi oleh masyarakat, dan dituliskan dalam Formulir Pencocokan Kehadiran Guru. Kelompok Pendekatan 3
 Masyarakat dan guru membuat kesepakatan layanan.  Kesepakatan layanan untuk guru & Kepala Sekolah akan dinilai setiap bulan dengan Formulir Layanan Guru & Kepala Sekoah oleh Kelompok Pengguna Layanan yang dibentuk dari perwakilan masyarakat.  Hasil Formulir Layanan Guru & Kepala Sekolah diumumkan kepada masyarakat.   Pembayaran tunjangan dibayarkan berdasarkan kualitas layanan yang dinilai oleh Kelompok Pengguna Layanan, dan dituliskan dalam Formulir Layanan Guru & Kepala Sekolah.   Dengan dibagi menjadi 3 kelompok pendekatan, Program Rintisan KIAT Guru akan mengujicobakan beberapa pendekatan yaitu: i. Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya memantau kehadiran dan menilai layanan guru dan bekerja sama untuk meningkatkan layanan pendidikan. Hal ini dilakukan melalui pembuatan kesepakatan layanan antara penyedia layanan (kepala sekolah dan guru) dengan pengguna layanan (murid, orang tua murid dan masyarakat). Kelompoik Pengguna Layanan akan dibentuk dari berbagai unsur pengguna layanan untuk menilai Formulir Layanan Guru dan Kepala Sekolah serta mengevaluasi kesepakatan layanan secara keseluruhan. ii. Mengaitkan pembayaran tunjangan guru dengan kehadiran guru. Kehadiran guru akan dibuktikan dengan foto. Bukti kehadiran guru melalui foto yang diverifikasi oleh masyarakat (dalam Formulir Pencocokan Kehadiran Guru) akan menjadi dasar pembayaran tunjangan. Ini diberlakukan untuk kelompok pendekatan 2. iii. Mengaitkan pembayaran tunjangan guru dengan layanan guru. Kesepakatan Layanan yang dihasilkan dari kesepakatan antara guru dan masyarakat akan dinilai oleh Kelompok Pengguna Layanan dengan Formulir Layanan Guru. Hasil Formulir Layanan Guru ini akan menjadi dasar pembayaran tunjangan. Ini diberlaku.

Oleh : Frengky Jamento; bersama Tim KIAT GURU, KPL dan Fasilitator Masyarakat.



Minggu, 04 Juni 2017

Catatan dari Frengky:
01 Juni 2017

Masih adakah?
Cerita tawa....
Cerita tentang damai....
Damai dalam kebersamaan.
Masih adakah?
Cerita tentang bhinneka....
Tapi tunggal ika.
Masih adakah?
Kata satu nusa satu bangsa satu bahasa.
Masih adakah....
Nusantara yang dulu t'lah dirajut
Sabang sampai Merauke
Hingga INDONESIA terukir harum 
dari khatulistiwa sampai kutub.
Harum....karena keberagaman....
Toleransi.....adalah harga mati
NKRI tak'kan biarkan untuk digugat
Oleh siapa dan atas alasan apapun.
Jauh memang aku dari sentral ibukota
Tapi Aku tetaplah satu dari sejuta yang mendiami pertiwi ini.
Secuil apapun yang kuberikan untuk tetap tegaknya NKRI adalah kontribusi besar yang diharapkan dari pelosok negeri ini.....
Karena Aku adalah INDONESIA.


karya : frengky jamento.
coretan di hari Pancasila.

Jumat, 24 Maret 2017

Puisi Doa Mengenang Sang Ayah


DOA UNTUK AYAH

Goreskan kisah dalam sederet menung
lantunkan kembali derita yang t'lah capai
lima belas tahun dalam catatan waktu
kala ia lesu terbaring diam
tak sempat berucap yang terakhir darinya 
tuk kujadikan pesan abadi
seolah tak tega untuk harus berpisah.

Hanya tingkahmu yang 'kan kurangkai 
dalam diariku tuk kuabadikan 
ketika karang  mungkin akan terantuk 
pada perahu layar kehidupan ini.

Mungkin hanya doa
dan satu-satunya doa
'tuk aku ucap terima kasih jasamu.

Kutahu arena pertarunganmu dulu 
tak bisa diukir dengan kata
hingga kutegap dengan seragam ini di sini.

Cucuran air mata menemani malamku
saat namamu kusebut dalam kata-kata yang bertubi 
di depan mesbah-Nya 
semoga ITE damai dalam istirahat kekal.


Oleh : Frengky Jamento
Puisi untuk Alm. Sang Ayah

Selasa, 07 Juni 2016

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran            : MATEMATIKA
Kelas/Semester          : VI/II
Alokasi Waktu             : 15 JP (5 x 3 JP) / 5 kali pertemuan

I.   Standar Kompetensi
Pengolahan Data
Mengumpulkan dan mengolah data

II.   Komptensi Dasar
4.1 Mengumpulkan dan membaca data
4.2 Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk tabel

III.   Indikator
1.    Menghitung banyak data yang disajikan
2.    Menghitung jumlah data yang disajikan
3.    Menentukan nilai tertinggi dan nilai terendah dari data yang disajikan
4.    Menentukan rata-rata, median dan modus data yang disajikan
5.    Menentukan frenkuensi dari data yang disajikan

IV.   Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan kegiatan proyek siswa diharapkan dapat :
1.    Menentukan banyak data yang disajikan
2.    Menghitung jumlah data yang disajikan
3.    Menentukan nilai tertinggi dan nilai terendah dari data yang disajikan
4.    Menghitung rata-rata, median dan modus data yang disajikan
5.    Menghitung frenkuensi dari data yang disajikan
6.    Menghitung rata-rata, modus, mean, dan frenskuensi dari data sederhana.

V.   Materi Pembelajaran
1.    Membaca data
2.    Data terendah dan tertinggi
3.    Rata-rata
4.    Modus
5.    Mean
6.    Frekuensi
VI.   Pendekatan Pembelajaran
Ø  Saintifik
Ø  Kontekstual

VII.   Model Pembelajaran ;
Model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning)

VIII.   Metode Pembelajaran :
Ø  Diskusi Kelompok
Ø  Wawancara

IX.   Kegiatan Pembelajaran
A.  PENDAHULUAN :
v Apersepsi ; memberikan pertanyaan berkaitan materi yang sudah dipelajari.

v Deskripsi singkat kegiatan yang akan dilakukan

v Penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dicapai

B.  KEGIATAN INTI (PROJECT LEARNING)
1.   Penentuan Topik Proyek (di  kelas) :
a.      Guru memberikan pertanyaan yang menantang, misalnya : “Tahukah kalian jumlah anak laki-laki dan perempuan yang ada di lingkungan RT-mu?”

b.      Guru menyampaikan proyek yang akan diselesaikan oleh siswa selama kurun waktu satu minggu, yaitu memperoleh informasi berkaitan keadan anggota keluarga

c.      Siswa dibagi dalam 5 kelompok dengan anggota yang heterogen.

2.         Mendesain Perencanaan Proyek  
v  Guru mendesain kegitan proyek yang akan dilakukan siswa dengan memberikan  Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk diselesaikan


Lembar Kerja Siswa (LKS)

Hari, tanggal kegiatan       : …………………………………………………..
Nama Kelompok               : …………………………………………………..
Anggota Kelompok           : 1. ………………………………………………………
  2. ………………………………………………………
  3. ………………………………………………………
  4. ………………………………………………………
  5. ………………………………………………………
  6. ………………………………………………………
  7. ………………………………………………………
Petunjuk :
1.    Kunjungilah rumah yang ada di lingkungan RT-mu!
2.    Mintalah kepala keluarga untuk diwawancarai untuk kebutuhan beberapa pertanyaan berikut :
a.    Nama Ayah
b.    Nama Ibu
c.    Usia Ayah dan Ibu
d.    Jumlah Anak Laki-laki
e.    Jumlah Anak Perempuan
f.     Usia anak sulung
g.    Usia anak bungsu
3.   Jawaban pertanyan yang diberikan dicatat dalam tabel berikut :
No
Nama KK
Usia Ayah
Usia Ibu
Jumlah Anak Laki-laki
Jumlah Anak
Perempuan
Umur Anak Sulung
Usia Anak Bungsu
Ket.
1.








2.








3.








4.








5.








6.








dst










4.    Jawablah pertanyaan-pertanyaan penuntun berikut :
a.    Berapakah jumlah KK yang anda kunjungi ?
b.    Berapakah usia ayah dari keluarga yang anda kunjungi ? (urutkan dari usia termuda sampai tertua)
c.    Berapakah usia ibu dari keluarga yang anda kunjungi (urutkan dari usia termuda sampai tertua)
d.    Berapakah jumlah anak laki-laki dalam keluarga yang anda kunjungi (urutkan dari yang tersedikit sampai terbanyak)
e.    Berapakah jumlah anak perempuan dari keluarga yang anda kunjungi (urutkan dari yang tersedikit sampai terbanyak)
f.     Berapakah umur anak sulung dari keluarga yang anda kunjungi ? (urutkan dari usia termuda sampai tertua)
g.    Berapakah umur anak bungsu dari keluaraga yang anda kunjungi ? (urutkan dari usia termuda sampai tertua)

5.    Kumpulkan semua hasil kegiatan  melalui presentasi di depan kelas

3.   Menyusun Jadwal
v  Jadwal kegiatan wawancara keluarga :
Hari ke -
Waktu
Jenis Kegaitan
Ket.
I
Pkl. 08.00 – 10.00
Mengunjungi rumah keluarga

II
Pkl. 08.00 – 10.00
Mengunjungi rumah keluarga

III
Pkl. 08.00 – 10.00
Mengunjungi rumah keluarga

IV
Pkl. 08.00 – 10.00
Menganalisis hasil wawancara, mengolah informasi


4.   Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
v  Guru melakukan monitoring dan mengecek kemajuan dengan memantau kegiatan dan melakukan evaluasi singkat setiap diselesaikan kegiatan dalam sehari.

5.   Menguji Hasil
v  Siswa mempresentasikan hasil kegiatan proyek di depan kelas dengan mendeskripsikan kegiatan yang telah dilakukan.

Hal-hal yang dilaporkan siswa, yaitu :
                                        a.    Usia  Ayah dari keluarga yang kami kunjungi, yaitu : . . . . .
                                        b.    Usia Ibu  dari keluarga yang kami kunjungi, yaitu : . . . . .
                                        c.    Jumlah anak laki-laki dari keluarga yanga kami kunjungi, yaitu . . . . .
                                        d.    Jumlah anak laki-laki dari keluarga yanga kami kunjungi, yaitu . . . . .
                                        e.    Umur anak sulung dari keluarga yang kami kunjungi yaitu . . . . .
                                         f.    Umur anak bungsu  dari keluarga yang kami kunjungi yaitu . . . . .

v  Guru merangkum dan mengajak siswa untuk mengikat kegiatan yang telah dilakukan dengan ilmu Matematika (pengolahan data) yaitu : data, banyak data, jumlah data, data tertinggi, data terendah, rata-rata, modus, median, frekuensi.
Hal yang disampaikan guru, yaitu :
a.  Data                 = angka-angka yang telah siswa diperoleh siswa saaat pencatatan jumlah keluarga
b.  Banyak Data    = jumlah angka sejenis yang kalian dapat seperti jumlah KK, Jumlah anak
c.  Rata-rata memberikan nama terhadap berabapa data yang diperoleh siswa.

v  Selanjutnya guru menyajikan materi pengolahan data sesuai target dalam kurikulum; siswa dengan tuntunan guru menyajikan data yang diperoleh dalam bentuk tabel.

v  Guru membahas lebih lanjut tentang cara menentukan nilai rata-rata, modus, median, frenkuensi melalui kajian ilmu Matematika.

6.   Mengevaluasi Pengalaman
v  Guru bersama siswa berdiskusi tentang hal yang ditemukan selama kegiatan dan keterkaitan kegiatan yang relah dilakukan dengan prinsip dan kaidah materi pembelajaran Matematika.

C.  KEGIATAN PENUTUP
v  Merangkum materi pembelajaran dan penanaman konsep penting yang harus dikuasi

v  Menginformasikan pembelajaran selanjutnya


X.   Alat/Media/Sumber Belajar :
Ø  Guru dan teman sejawat
Ø  Lingkungan sekitar
Ø  Buku Matematika kelas VI semester 2
Ø  Buku refrensi lainnya
XI.   Penilaian
  1. Teknik Penilaian
a.       Penilaian Sikap : percaya diri, santun, teliti, bertanggungjawab.
b.       Unjuk Kerja: keterampilan menghasilkan produk penyampaian hasil kegiatan
c.       Penilaian pengetahuan : tes tertulis
  1. Bentuk Instrumen Penilaian   :
Format pengamatan, isian



Labuan Bajo, 02 Desember 2015



Guru Mata Pelajaran




FRANSISKUS JAMENTO, S.Pd

NIP : 19871114 201001 1 007